RSS
Tampilkan postingan dengan label AMD. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AMD. Tampilkan semua postingan

AMD Athlon

Athlon (AMD Athlon) adalah sebuah seri mikroprosesor generasi ketujuh (K7) untuk PC yang dibuat AMD. Athlon memiliki beberapa kemampuan, seperti system bus berkecepatan 200Mhz, sembilan execution pipelines (tiga pipeline untuk kalkulasi alamat, tiga untuk kalkulasi integer dan tiga untuk kalkulasi floating point dan instruksi 3DNow! dan MMX).
Teknologi 3DNow! untuk menjalankan aplikasi 3D berkecepatan tinggi dan sistem cache on chip sebesar 384K (Cache L1 sebesar 128K dan Cache L2 sebesar 256K). Athlon harus dipasang pada papan induk (motherboard) yang memiliki slot A.

Pengembangan

Seri Athlon merupakan pengganti dari mikroprosesor seri K6 yang sebelumnya didesain oleh NexGen Corporation. Prosesor ini benar-benar baru dan didesain tidak menggunakan socket-7 seperti AMD K6 yang telah beredar sebelumnya dan menggunakan desain cartridge sama seperti Intel Pentium II/III Slot-1 242-pin, dengan penempatan posisi pin yang berbeda dengan prosesor Intel sehingga tidak pin-compatible dengan prosesor Intel tersebut. Akibat yang dibawa oleh desain cartridge ini adalah bahwa cache Level-2 yang berada dalam cartridge memiliki divider kecepatan sehingga tidak berjalan sama dengan kecepatan CPU. Cache minimal Level-2 yang dimiliki oleh prosesor AMD Athlon ini adalah 512 KB dan maksimal adalah 8192 KB (8MB). Karena desain arsitektural yang baru dari AMD Athlon, yaitu dengan menggunakan bus DEC EV6, pin-pin dari slot-A dibedakan dari slot-1 milik Intel. Orang-orang yang agak skeptis akan menganggap bahwa AMD Athlon adalah DEC Alpha dengan tambahan instruksi x86 dan MMX.
Prosesor ini merupakan aksi come-back AMD ke pasar industri mikroprosesor high-end dan AMD ingin menggeser Intel sebagai pemimpin pasar industri mikroprosesor. Secara arsitektural, prosesor ini memiliki arsitektur yang hampir mirip dengan DEC (Digital Equipment Corporation) Alpha 21164 dan 21264, dua buah prosesor RISC 64-bit. Beberapa desain yang diambil dari DEC EV-6 di antaranya adalah tiga integer pipeline 10-stage, dan tiga floating point pipeline 9-stage, ditambah tiga address generator (satu per integer pipeline) yang beroperasi secara independen dengan unit eksekusi lainnya. Fitur tambahan yang berbeda dengan desain Alpha adalah tambahan dua unit instruksi untuk 3DNow! dan dua instruksi untuk MMX yang berada di dalam pipeline floating point. Instruksi 3DNow! yang dimasukkan ke dalam prosesor AMD Athlon telah diperbaiki dan diperluas dengan menambahkan 24 instruksi tambahan untuk meningkatkan kalkulasi aritmetika integer. Jika dibandingkan dengan prosesor K6, kinerja yang dihasilkan oleh Athlon sangat jauh berbeda khususnya untuk kinerja floating point dan integer. Bahkan dapat mengungguli Intel Pentium III Katmai dan baru dapat didekati oleh Pentium III Coppermine.
Desain L1 cache yang dimiliki Athlon juga mirip dengan prosesor DEC Alpha, yang juga sama-sama memiliki 128 KB. Hal ini mengakibatkan prosesor Athlon mendapatkan rekor baru: prosesor x86 pertama yang memiliki L1 cache paling besar. Seperti halnya prosesor modern, L1 cache dibagi dua sama rata: 64 KB untuk data cache dan 64 KB untuk instruction cache. Walaupun begitu, untuk cache L2 yang dimilikinya tidak terlalu istimewa karena terletak dalam cartridge, bukan dalam chip sehingga mengakibatkan kecepatannya akan semakin tinggi-ini sama dengan desain Pentium II dan Pentium III Katmai. Desain cartridge memang memiliki kelemahan pada divider L2 cache, sehingga kecepatan L2 cache tidaklah sama dengan kecepatan prosesor. Dengan menggunakan divider 1/3, 1/2, dan 2/5 dari clock speed, cache L2 prosesor akan mengalami cache-miss ratio yang semakin besar. Walaupun begitu, lebar bandwidth bus cache L2 ditingkatkan menjadi 64-bit. Sebagaimana prosesor DEC Alpha, yang mengeksklusifkan L1 cache, maka hal ini juga berlaku pada Athlon. Cache L1 yang bersifat eksklusif akan mengakibatkan pada informasi yang ada dalam L1 tidak akan disalin pada cache L2 seperti halnya pada Pentium Pro dan turunannya (Pentium III dan Pentium 4) dan untuk memfasilitasi transfer di antara keduanya, AMD mengimplementasikan satu buffer "korban".
Fitur kunci lainnya yang dimiliki oleh Athlon adalah arsitektur system bus yang baru yang diberi nama S2K, yang merupakan turunan langsung dari system bus prosesor DEC EV6. S2K normalnya berjalan pada kecepatan 100 MHz dan dapat ditingkatkan hingga kecepatan 400 MHz. Walaupun berjalan pada kecepatan 100 MHz, S2K dapat mentransfer data dua kali dalam satu clock pada saat kurva sedang tinggi dan rendah sehingga akan meningkatkan throughput hingga dua kali lipatnya. Teknologi semacam ini dikenal dengan nama DDR, atau Double Data Rate. Akan tetapi S2K hanya berlaku dalam system bus saja, karena address bus tidak terpengaruh dan akibatnya address bus hanya memiliki kecepatan yang sama dengan FSB.
Selain fitur-fitur tersebut, prosesor AMD Athlon juga dapat dijadikan prosesor untuk sistem multi-prosesor, seperti halnya pada prosesor generasi keenam Intel, P6. Sebenarnya, arsitektur multi-prosesor ini sudah dimiliki oleh prosesor AMD K6, akan tetapi masih belum ada chipset yang mendukungnya. Maka, impian para penggemar AMD atau para teknisi yang haus akan kinerja komputasi dengan menggunakan arsitektur multi-prosesor yang dimiliki oleh prosesor AMD K6 tetaplah menjadi impian. Hal ini tidaklah terjadi pada prosesor AMD Athlon. Dengan menggunakan chipset AMD 750MP (Iron-gate) dan AMD 760MPX impian untuk menjadikan komputer yang memiliki dua prosesor AMD Athlon dapatlah terwujud. Untuk itulah, AMD membuat dua jenis prosesor: Single-processor, dengan nama AMD Athlon, dan Multi-processor, dengan nama AMD Athlon Professional. Keduanya sama-sama dibekali teknologi yang sama dengan perbedaan dukungan untuk multi-prosesor-walaupun banyak overclocker yang dapat menjalankan AMD Athlon biasa pada motherboard dengan dua prosesor dengan mengubah beberapa bridge pada core prosesor.
AMD Athlon/Athlon Professional dibangun di atas wafer 250 nanometer dan 180 nanometer. Untuk itu, AMD menamai prosesor yang dibuat di atas wafer 250 nanometer dengan kode C, dan yang dibuat di atas wafer 180 nanometer dengan kode A.
Kalau dibanding-bandingkan, prosesor ini adalah ditujukan untuk menyaingi prosesor Intel Pentium II Xeon/Pentium III Xeon, dengan semua keandalan yang dimilikinya. Athlon menang pada arsitektur system bus, sedangkan Xeon menang pada Cache Level-2 yang berjalan pada kecepatan penuh (full core speed) walaupun dia berada dalam cartridge. Pentium III dan apalagi Pentium II bukanlah lawan yang dapa
Slot-A Athlon
t menandingi kekuatan prosesor Athlon. Hanya Pentium III Coppermine saja yang dapat mengunggulinya (walaupun selisihnya sedikit sekali).
Kecepatan prosesor ini mentok pada kecepatan 1000 MHz. Walaupun begitu, AMD berhasil mencapai batas psikologis: menembus batasan 1000 MHz (1 GHz) tiga hari lebih cepat sebelum Intel meluncurkan prosesor Pentium III Coppermine 1 GHz. Ini mengakibatkan prosesor AMD layak mendapat predikat "Processor of the Year" pada tahun 2000, yang sejak tahun 1993 hingga tahun 1999 selalu dikuasai oleh prosesor Intel tanpa dapat didekati AMD.

Model

Athlon

Athlon Classic

  • -> K7 "Argon" (250 nm)
  • -> K75 "Pluto/Orion" (180 nm)
  • L1-Cache: 64 + 64 KiB (Data + Instructions)
  • L2-Cache: 512 KiB, external chips pada CPU modul dengan 50, 40 atau 33% of CPU-speed
  • MMX, 3DNow!
  • Slot A (EV6)
  • Front side bus: 200 MT/s (100 MHz double-pumped)
  • VCore: 1.6 V (K7), 1.6 - 1.8 V (K75)
  • Keluar pertama: 23 Juni 1999 (K7), 29 November 1999 (K75)
  • Clockrate: 500 - 700 MHz (K7), 550 - 1000 MHz (K75)

Thunderbird (180 nm)

  • L1-Cache: 64 + 64 KiB (Data + Instruksi)
  • L2-Cache: 256 KiB, kecepatan penuh
  • MMX, 3DNow!
  • Slot A & Soket A (EV6)
  • Front side bus: 200 MT/s (Slot-A, B-models), 266 MT/s (C-models) (100, 133 MHz double-pumped)
  • VCore: 1.7 V - 1.75 V
  • Keluar pertama: 5 Juni 2000
  • Clockrate:
    • Slot A: 650 - 1000 MHz
    • Soket A, 200 MT/s FSB (B-models): 650 - 1400 MHz
    • Soket A, 266 MT/s FSB (C-models): 1000 - 1400 MHz

Athlon XP

Palomino (180 nm)

  • L1-Cache: 64 + 64 KiB (Data + Instruksi)
  • L2-Cache: 256 KiB, kecepatan penuh
  • MMX, 3DNow!, Streaming SIMD Extensions / SSE
  • Soket A (EV6)
  • Front side bus: 266 MT/s (133 MHz double-pumped)
  • VCore: 1.75 V
  • Keluar pertama: 9 Oktober 2001
  • Clockrate: 1333 - 1733 MHz (1500+ to 2100+)

Thoroughbred A/B (130 nm)

  • L1-Cache: 64 + 64 KiB (Data + Instruksi)
  • L2-Cache: 256 KiB, kecepatan penuh
  • MMX, 3DNow!, Streaming SIMD Extensions / SSE
  • Soket A (EV6)
  • Front side bus: 266/333 MT/s (133/166 MHz double-pumped)
  • VCore: 1.5 V - 1.65 V
  • Keluar pertama: 10 Juni 2002 (A), 21 Agustus 2002 (B)
  • Clockrate:
    • T-Bred "A": 1400 - 1800 MHz (1600+ to 2200+)
    • T-Bred "B": 1400 - 2250 MHz (1600+ to 2800+)
    • 266 MT/s FSB: 1400 - 2133 MHz (1600+ to 2600+)
    • 333 MT/s FSB: 2083 - 2250 MHz (2600+ to 2800+)

Thorton (130 nm)

  • L1-Cache: 64 + 64 KiB (Data + Instruksi)
  • L2-Cache: 256 KiB, kecepatan penuh
  • MMX, 3DNow!, Streaming SIMD Extensions / SSE
  • Soket A (EV6)
  • Front side bus: 266/333/400 MT/s (133/166/200 MHz double-pumped)
  • VCore: 1.6 V - 1.65 V
  • Keluar pertama: September 2003
  • Clockrate: 1667 - 2200 MHz (2000+ to 3100+)

Barton (130 nm)

  • L1-Cache: 64 + 64 KiB (Data + Instruksi)
  • L2-Cache: 512 KiB, kecepatan penuh
  • MMX, 3DNow!, Streaming SIMD Extensions / SSE
  • Soket A (EV6)
  • Front side bus: 333/400 MT/s (166/200 MHz double-pumped)
  • VCore: 1.65 V
  • Pertama keluar: 10 February 2003
  • Clockrate: 1833 - 2333 MHz (2500+ to 3300+)
    • 333 MT/s FSB: 1833 - 2333 MHz (2500+ to 3300+)
    • 400 MT/s FSB: 2100, 2200 MHz (3000+, 3200+)
Read More … AMD Athlon
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

AMD Duron

AMD Duron adalah sebuah keluarga prosesor versi murah dari keluarga AMD Athlon yang diperkenalkan pada bulan Juni 2000. Pada awalnya, Duron memiliki nama kode Spitfire, yang dibuat berdasarkan core Thunderbird. Seperti halnya Intel yang memangkas cache Level-2 pada versi murah Pentium II/III (Celeron), AMD juga melakukan sama: AMD memutuskan Duron hanya memiliki 64 KB saja. Tapi, sebenarnya kemampuannya masih sama dengan AMD Athlon yang lebih mahal, meski berharga murah (perbedaan kinerja yang ditunjukkannya hanya kira-kira 7%-10% pada kecepatan yang sama). Platform yang digunakannya adalah socket-A, sama seperti halnya AMD Athlon. Seperti halnya Athlon yang ditujukan untuk menandingi Pentium III pada kelas PC high-end, Duron ditujukan untuk "bertarung" dengan Intel Celeron dalam kelas PC yang murah.
Karena Duron merupakan versi Athlon yang "dipangkas", ia memiliki semua arsitektur yang dimiliki oleh Athlon: bus S2K yang digunakan dalam Athlon (200 MHz/266 MHz), MMX, 3DNow!, dan Enhanced 3DNow!. Duron yang terbaru, Applebred bahkan mencakup 3DNow! Professional (yang merupakan versi SSE dari AMD).
AMD telah menghentikan proses produksi AMD Duron. Tapi, sebagai gantinya, AMD meluncurkan AMD Sempron.
Nama prosesor AMD Duron
Nama kode Spitfire, Morgan, Applebred
Proses manufaktur 180 nanometer (Spitfire, Morgan), 130 nanometer (Applebred)
Kecepatan bus S2K, 200 MHz atau 233 MHz (100 MHz atau 133 MHz, DDR)
Set instruksi x86, MMX, 3DNow!, Enhanced 3DNow!, 3DNow! Professional
Tegangan CPU 1.6 Volt (Spitfire)/1.75 Volt (Morgan)/1.5 Volt (Applebred)
Range kecepatan 550 MHz (5.5 x 100) hingga 1800 MHz (13.5 x 133)
Cache level-1 128 KB:
64 KB Instruction cache
64 KB Data cache
Cache level-2 64 KB, on-die
Jumlah transistor 25 juta (Spitfire), 25.2 juta (Morgan), 37.2 juta (Applebred)
Read More … AMD Duron
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

AMD K6

AMD K6
Prosesor AMD K6 adalah sebuah jajaran keluarga mikroprosesor yang menggunakan arsitektur Intel x86 generasi keenam buatan AMD yang kompatibel dengan motherboard untuk Pentium.
Sebenarnya, prosesor ini tidak didesain sendiri oleh AMD, melainkan oleh sebuah perusahaan yang kemudian diakuisisi oleh AMD, NexGen. Oleh NexGen, prosesor K6 dinamai Nx686. Prosesor Nx686 sendiri tidak pernah keluar ke pasaran karena AMD keburu melakukan akuisisi terhadap NexGen, sebelum prosesor keluar ke pasaran. Kinerja yang ditunjukkan oleh AMD K6 ini setara dengan prosesor Intel Pentium dan Pentium II yang memiliki desain yang relatif lebih baik.
Prosesor K6 mengandung set instruksi multimedia yang menjadi standar industri pada zamannya, MMX, sehingga menjadikan K6 memiliki performa yang bagus dalam aplikasi multimedia. Prosesor K6-2, yang dirilis beberapa bulan sesudahnya, mengembangkan instruksi MMX menjadi set instruksi AMD 3DNow!, yang menambahkan dukungan beberapa instruksi pengolahan video dua dimensi, suara, dan video tiga dimensi, yang banyak dibutuhkan oleh beberapa game saat itu, semacam Quake 2.
AMD mendesain prosesor K6 agar bersifat low-cost, sehingga AMD pun hanya menggunakan motherboard dengan Socket-7, yang sebelumnya digunakan oleh Pentium MMX. Awalnya, AMD mendesain K6 dengan teknologi manufaktur 350 nanometer (sama seperti halnya Pentium II Klamath), sebelum beralih ke teknologi manufaktur 250 nanometer (sama seperti halnya Pentium II Deschutes), mengingat perubahan ini dapat mengurangi konsumsi daya yang dibutuhkan oleh prosesor K6.
Prosesor K6 memiliki fitur-fitur berikut:
  • Meskipun K6 terlihat dari luar sebagai prosesor generasi kelima (menggunakan socket milik Pentium), K6 sebenarnya adalah prosesor generasi keenam.
  • Sebagaimana prosesor P6 milik Intel, prosesor ini juga menggunakan inti instruksi RISC dan memiliki unit translasi instruksi RISC ke dalam instruksi x86.
  • K6 memiliki tujuh buah pipeline yang dapat bekerja secara paralel.
  • Sebagaimana prosesor AMD K5, prosesor ini juga memiliki fitur-fitur seperti Dynamic execution, Branch prediction, dan Speculative execution.
  • K6 memiliki cache Level 1 yang besar, yakni 64 KB, yang terbagi ke dalam dua buah: 32 KB instruction cache dan 32 KB data-cache yang bersifat write-back.
  • Instruksi MMX.
Prosesor K6-2, yang dirilis beberapa bulan sesudahnya menambahkan hal-hal berikut:
  • Kecepatan prosesor yang lebih tinggi.
  • Kecepatan bus yang lebih tinggi, hingga mencapai 100 MHz pada motherboard Super7.
  • Tambahan 21 instruksi 3DNow! untuk membantu mengolah grafik dan suara. DirectX versi 6.x dari Microsoft juga didesain untuk mendukung set instruksi ini, sehingga memungkinkan kinerja tinggi bagi aplikasi yang didesain dengannya.
Prosesor K6-3 menambahkan beberapa hal berikut: The K6-3 adds the following:
  • K6-3 memiliki cache Level 2 yang built-in ke dalam chip sebesar 256 KB, sehingga jika motherboard memiliki cache, maka cache yang ada dalam motherboard adalah cache Level 3. Penambahan ini cukup signifikan, karena dengan penambahan ini prosesor K6-3 dapat berkompetisi dengan Pentium II (dalam beberapa aplikasi menang telak), sebelum akhirnya dikalahkan kembali oleh Pentium III secara telak.
Arsitektur AMD K6 bersifat kompatibel sepenuhnya dengan Intel x86, sehingga ia dapat menjalankan program-program yang didesain untuk prosesor x86 tanpa harus ada kompilasi ulang. Hal tersebut berlaku juga untuk set instruksi MMX.
Agar dapat berkompetisi dengan Pentium II yang menggunakan desain Slot-1 (yang memiliki Level 2 cache dalam cartridge prosesor), AMD menggandakan cache internal Level 1 menjadi total 64 KB, yang berarti kapasitas tersebut dua kali lebih besar daripada Pentium II atau Pentium III dari Intel. Hal ini mengakibatkan K6 dapat bersaing dengan Pentium II dan Pentium III meski motherboard yang digunakan adalah motherboard lama, yang memiliki cache dalam motherboard (yang tentunya lambat). AMD K6-3 bahkan lebih baik lagi jika dibandingkan dengan prosesor K6 dan K6-2, karena memiliki cache Level 2 yang bersifat terintegrasi dalam inti prosesor. Meskipun demikian, AMD K6-3 bekerja terlalu panas, dan kemudian AMD pun menghentikan produksi K6-3 setelah beredar beberapa bulan saja. Ini menjadikan mitos "Prosesor AMD = PANAS!" beredar dalam pikiran banyak orang, termasuk di Indonesia, bahkan hingga kini, banyak orang menghindari prosesor AMD karena takut "kepanasan".
Read More … AMD K6
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

PROSESOR AMD K5 (Versi Desktop)

AMD K5 adalah prosesor pertama yang dibuat secara mandiri dalam tubuh perusahaan AMD sendiri. Prosesor ini termasuk golongan prosesor x86. Boleh dikatakan prosesor ini menggunakan mikroarsitektur AMD sendiri. Prosesor AMD K5 berbasis arsitektur Am2900 dengan tambahan decoder x86. Walaupun gagasan desainnya mirip dengan Pentium Pro (buatan Intel), kenyataannya performa prosesor ini lebih mirip dengan Pentium Classic (buatan Intel). AMD memperkenalkan AMD K5 pertama kali pada bulan Maret 1996. Semula prosesor tersebut akan dipasarkan pada tahun 1995. Namun, akhirnya ditunda dan baru dipasarkan pada tahun 1996. Di pasaran, prosesor AMD K5 bersaing dengan prosesor Intel Pentium produksi Intel.

Pada saat itu AMD adalah perusahaan yang sedang berkembang dalam hal pembuatan mikroprosesor, belum banyak memiliki ahli di bidang design prosesor. Prosesor AMD K5 didesain secara ambisius untuk menyaingi Pentium Pro buatan Intel daripada Pentium Classic yang juga buatan Intel. Tampaknya, proyek pembuatan prosesor AMD K5 ditujukan pula untuk mencoba merebut peluang pasar prosesor yang pada saat itu masih dipegang oleh Intel.
Seluruh chip silikon model prosesor AMD K5, mengandung 4,3 juta transistor. Bila dibandingkan dengan prosesor buatan Intel, kelemahan prosesor AMD K5 tidak dilengkapi fitur teknologi MMX. Sementara itu, perusahaan Intel mulai menawarkan produk prosesor terbarunya yang dilengkapi fitur teknologi MMX, yaitu Pentium MMX yang diluncurkan ke pasaran pada awal tahun 1997.
AMD memproduksi dua jenis prosesor AMD K5, yaitu prosesor yang secara internal disebut SSA/5 dan 5k86. Keduanya dirilis dengan label K5. Prosesor SSA/5 diproduksi dengan clock rate (clock speed) berkisar 75 MHz hingga 100 MHz. Model prosesor yang telah diproduksi antara lain 5k86 P75, 5k86 P90, dan 5k86 P100, yang kemudian diganti dengan nama K5 PR75, K5 PR90, dan K5 PR75. Sedangkan prosesor 5k86 diproduksi dengan variasi clock rate berkisar 90 MHz hingga 133 MHz.
AMD mencantumkan kode nama PR pada chip prosesornya. Label PR tersebut mengacu pada istilah PR rating atau performace rating untuk menggambarkan kesetaraan prosesornya dengan prosesor Pentium buatan Intel. Misalnya model prosesor K5 PR75, berarti prosesor tersebut setara dengan Pentium 75 MHz buatan Intel. Model prosesor K5 PR90, berarti prosesor tersebut setara dengan Pentium 90 MHz buatan Intel.
Prosesor AMD K5 (kelompok 5×86) yang berkecepatan 116 MHz dipasarkan dengan nama K5 PR166
1. Kompatibilitas AMD K5 dengan Intel Pentium
Prosesor AMD K5 sengaja dirancang sedemikian rupa, sehingga secara fisik dan fungsional kompatibel dengan prosesor Intel Pentium. Oleh karena itu, prosesor AMD K5 dapat menggunakan semua motherboard yang biasa digunakan oleh prosesor Intel Pentium. Dengan kata lain, dapat menggunakan motherboard-motherboard yang memiliki dukungan terhadap prosesor Intel Pentium. Namun, kadang-kadang motherboard-motherboard tertentu harus di-update lebih dahulu BIOS-nya agar seluruh fitur-fitur AMD K5 dapat dieksploitasi.
Prosesor AMD K5 beroperasi pada tegangan 3,52 Volt, sementara itu beberapa motherboard Pentium menggunakan tegangan 3,3 Volt.Perbedaan spesifikasi tegangan ini kadang-kadang dapat mengakibatkan kesalahan-kesalahan dalam operasi
2. Sejarah
Huruf ‘K’ pada AMD K5 berasal dari kata ‘kryptonite’ (istilah yang diambil dari buku komik), yaitu sesuatu (mungkin sejenis zat atau bahan) yang mampu melemahkan ‘Superman.’ Tampaknya AMD ingin menggambarkan bahwa prosesor AMD K5 mampu menandingi (mengalahkan) prosesor Pentium buatan Intel, dan menggambarkan Intel sebagai Superman karena pada saat itu memang menguasai pasar prosesor dunia.
AMD K5–PR75 sebenarnya adalah clone dari prosesor i80486DX berkecepatan 133 MHz dengan clock bus 33 MHz. Saat merancang K5, sebenarnya AMD telah mendapatkan spesifikasi prosesor Pentium walaupun sebatas spesifikasi kaki-kakinya saja.
Jika Intel menggunakan skema Megaherz untuk menyebutkan kecepatan prosesornya (kecepatan aktual), maka AMD menggunakan skema performace rating untuk menyebutkan kecepatan prosesornya. Seperti telah disinggung sebelumnya bahwa performace rating tidaklah menggambarkan kecepatan chip yang sebenarnya, tetapi menunjukkan kesetaraan prosesor tersebut dengan prosesor Pentium buatan Intel. Misalnya, prosesor AMD K5 PR166 yang memiliki kecepatan 116 MHz, dikatakan setara dengan Pentium 166 MHz. AMD memberikan alasan bahwa prosesor AMD K5 PR166 telah mengalami perbaikan arsitektural sedemikian rupa, sehingga untuk mencapai kinerja setara dengan kecepatan 166 MHz cukup dengan menjalan prosesor dengan kecepatan (clock rate) 116 MHz..
Prosesor AMD K5 dilengkapi fitur-fitur, antara lain:
L1 Cache sebesar 24 KB yang terdiri dari 16 KB untuk cache instruksi ditambah 8 KB untuk cache data. L2 cache tidak terdapat di dalam prosesor, tetapi terpasang eksterna di motherboard
Mempunyai enam unit 5-stage pipelines< yang bekerja secara paralel
Mempunyai unit Floating Point (Floating Point Unit/FPU) kinerjanya tinggi

3. AMD K5 corenamed SSA/5
Sebagian prosesor SSA/5 diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 500 nm dengan luasan core 271 mm2,sebagian yang lain diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 350 nm dengan luasan core 161 mm2. Chip silikon prosesor ini mengandung 4.3 juta transistor. Seluruh model prosesornya memiliki L1 Cache 24 KB (8 KB untuk cache data + 16 KB untuk cache instruksi), dan menggunakan L2 Cache eksternal. VCore prosesor 3,52 Volt. Prosesor SSA/5 menggunakan soket 5 (296 pin CPGA), tetapi juga kompatibel dipasang pada soket 7 (321 pin CPGA). Model prosesor yang telah diproduksi memiliki frekuensi (clock speed) berkisar 75 MHz hingga 100 MHz dengan FSB berkisar 50 MHz hingga 66 MHz. Pertama kali dirilis pada tanggal 27 Maret 1996
Daftar prosesor AMD K5 corenamed SSA/5
Read More … PROSESOR AMD K5 (Versi Desktop)
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Sejarah Perkembangan Processor AMD


Mungkin processor AMD sudah tidak asing lagi di dunia IT, berikut ini yang saya akan menjelaskan akan sejarah perkembangan Processor AMD, akan tetapi sebelum sampai pada sejarah perkembangannya saya akan menjelaskan akan apa itu processor AMD.
AMD adalah singkatan dari (Advanced Micro Devices) yang merupakan salah satu jenis processor yang dipakai hingga saat ini. AMD merupakan sebuah perusahaan semikonduktor multinasional Amerika Serikat yang berbasis diSunnyvale,


dan memproduksi produk yang utama termasuk mikroprosesor, chipset motherboard, embedded prosesor kartu grafis (GPU) dan prosesor untuk server, workstationdan komputer pribadi (PC), dan juga teknologi prosesor untuk perangkat genggam, televisi digital, mobil, konsol game, dan aplikasi lainnya yang terdapat suatu sistem.


Pada sejarah perkembangannya memiliki 9 jenisnya yaitu dimulai dari;
 


1. AMD K5
AMD K5 awalnya dibuat supaya dapat bekerja pada semua motherboard yg mendukung Intel. Jadi motherboard yg mendukung Intel akan mendukung pula AMD K5. Pada waktu itu tidak semua motherboard dapat langsung mengenali AMD dan harus dilakukan Upgrade BIOS untuk bisa mengenali AMD.
 
2. AMD K6
Prosesor AMD K6 merupakan prosesor generasi ke-6 dengan peforma yang tinggi dan dapat diinstalasi pada motherboard yg mendukung Intel Pentium. AMD K6 sendiri masih dibagi lagi modelnya nya yaitu : AMD K6, AMD K6-2, AMD K6-III dan dari seluruh modelnya yang membedakan hanya kecepatan CPU Clock dan Micron Processnya.
3. AMD Duron
AMD Duron merupakan generasi ketiga dari perkembangan processor AMD. Dan juga merupakan jenis prosesor yang murah dan terjangkau dan dikenal pada tahun 2000. AMD Duron juga tidak kalah hebat dengan AMD Athlon yang memliki kinerja processor hampir sama hanya beda 7%-10%  lebih tinggi AMD Athlon sedikit. Akan tetapi pada saat ini AMD sudah menghentikan produksi akan processor jenis AMD Duron.
4. AMD Athlon
AMD Athlon merupakan pengganti dari mikroprosesor seri AMD K6. Dan sedikit demi sedikit ingin menggeser Intel sebagai pemimpin pasar industri mikroprosesor. Dikarenakan keunggulan yang dimiliki Oleh AMD Athlon jenis prosesor ini dapat mengungguli Intel Pentium III Katmai danbahkan jenis terbaru dari intel yaitu Pentium III Coppermine. Prosesor jenis ini juga dapat dijadikan sebagai prosesor untuk system multiprosesor seperti halnya prosesor generasi keenam intel (P6). Dengan menggunakan chipset AMD 750 MP (Iron Gate) dan AMD 760 MPX, prosesor AMD dapat mewujudkan computer yg memiliki dua prosesor AMD Athlon.

Model-Model dan Spesifikasi AMD Athlon ;
•    Athlon Classic :
Kecepatan proses 100 MHz double-pumped
Vcore: 1.6 V (K7), 1.6 – 1.8 V (K75)
Keluar pertama 23 Juni 1999 ( K7 ), 29 Nopember 1999 ( K75 )
Clock-rate 500-700 MHz ( K7 ), 550-1000 MHz (K75)

•    Athlon Thunderbird (180nm)
Keluar pertama 5 juni 2000
Berhasil menyaingi Intel Pentium III
MMX 3DNOW!
Boros Daya dan Suhu Tinggi
Kecepatan 700-1400 MHz

•    Athlon XP ( eXtrime Power ) ( 130 nm)
Banyak orang mempersepsikan setara dengan Intel Pentium 4
Kompatibel RAM : DDR/SDRAM 100, 133, 166, 200 Mhz
Instruksi Prosesor : 3D NOW! – Intel x86 Compatibility Intel MMX – SSE dan SSE2
Rating/clock speed yang tersedia : 1500+ s/d 200+ ; 2200+ s/d 3000+ ; 3200+

•    Palomino ( 180nm )
Keluar pertama 9 Oktober 2001
MMX, 3DNOW! , Streaming SMID Extension / SSE
Clockrate: 133 – 1733 MHz ( 1500+ s/d 2100+ )

•    Thoroughbred A/B ( 130 nm )
Keluar pertama 10 Juni 2002 ( A ), 21 Agustus 2002 ( B)
MMX, 3DNOW!, Streaming SMID Extension / SSE
Soket A
Clock Rate : T-Bred “A” : 1400-1800 ( 1600+ s/d 2200+ )
T-Bred “B” : 1400-2250 ( 1600+ s/d 2800+ )
266 MT/s FSB:1400-2133 MHz ( 1600+ s/d 2600+ )
333 MT/s FSB: 2083 – 2250 MHz ( 2600+ s/d 2800+ )

•    Thorton (130nm)
Keluar pertama September 2003
MMX, 3DNow, Streaming SMID Extension / SSE
Clockrate: 166-2200 MHz ( 2000+ s/d 3100+)
5. AMD Athlon 64
Prosesor ini memiliki 3 variant socket bentuk yg berbeda yaitu socket 754, 939, dan 940. Socket 754 memiliki kontroler memori yg mendukung penggunaan memori DDR kanal tunggal. Socket 939 memiliki kontroler memori yg mendukung memori kanal ganda. Prosesor ini merupakan prosesor pertama yg kompatibel terhadap komputasi 64bit. Prosesor ini menggunakan teknologi AMD 64 yg bisa bekerja pada system operasi dan aplikasi 32 bit maupun 64 bit.
6. AMD Athlon 64 FX
Prosesor ini memiliki 3 karakter penting :
1.    Dapat bekerja pada system operasi dan aplikasi 32 bit maupun 64 bit dengan kecepatan penuh
2.    Menawarkan perlindungan virus yg disebut Ehanced Virus Protection ketika dijalankan diatas platform Windows XP Service Pack 2 (SP2) maupun Windows XP 64 Bit edition.
3.    System PC yg berbasis AMD Athlon 64 FX sangat cocok bagi para pengguna PC yg antusias, penggemar olah Video-Audio (multimedia) dan para pemain Game.
Fitur-fitur lain :
1.    3DNow! Professional+SSE 2 Instruction
2.    HyperTransport Technology
3.    On-Die cache memory sebesar 1152KB (dengan rincian 128KB untuk L1 dan 1024 KB untuk L
4.    Jenis-jenis AMD Athlon 64 FX
5.    AMD Athlon FX 51, AMD Athlon FX 53, AMD Athlon FX 57
7. AMD Sempron
Prosesor ini adalah sebuah jajaran prosesor yg diperkenalkan oleh AMD pada tahun 2004 sebagai pengganti prosesor AMD Duron dipasar computer murah, untuk bersaing dengan prosesor Intel Celeron D. AMD Sempron terbagi menjadi 2 jenis yaitu :
1.    AMD Sempron soket A
2.    AMD Sempron Soket 754
Versi soket A dari AMD Sempron adalah varian dari Sempron yg dibuat berdasarkan prosesor AMD Athlon XP Thoroughbred, karena pada saat itu AMD memang telah meluncurkan prosesor untuk pasar High-End AMD Athlon 64.
AMD Sempron soket 754 adalah prosesor Sempron yg dibangun diatas arsitektur AMD64 demi meningkatkan kinerja yg dimilikinya.
AMD Sempron memiliki kode nama Palermo yg sama seperti AMD Sempron soket A. Tetapi beberapa seri AMD Sempron fitur 64bit tidak diaktifkan sehingga hanya dapat mengeksekusi instruksi 32bit saja. Seperti halnya AMD Athlon 64 prosesor ini dilengkapi dengan satu buah link HyperTransport yg dapat dikoneksikan ke chipset motherboard.
8. AMD 64 X2 Dual Core
Prosesor ini dapat menyaingi akan yang dikembangkan Intel dengan prosesor Core Duo nya. Tetap berbasis teknologi 64 bit, prosesor ini ditujukan bagi kalangan pengguna media digital yg intensif.
Fitur lainnyta yaitu dilengkapi dengan teknologi seperti HyperTransport yg mampu meningkatkan kinerja system secara keseluruhan dengan menyingkirkan bottlenecks pada level input output, meningkatkan bandwith, mengurangi latency system. Pendekatan yg digunakan disini adalah kontroler memori DDR yang sepenuhnya terintegrasi sehingga membantu mempercepat akses ke memori, dengan menyediakan jalur dai prosesor langsung ke memori utama. Hasilnya, bisa menikmati loading aplikasi yg lebih cepat dari performa aplikasi yg lebih meningkat.

9. AMD Opteron
Prosesor ini 64 Bit yg dirilis untuk pasar workstation dan server pada tahun 2003.
Fitur-fitur yang dimiliki :
1.    Cahche level-1 sebesar 128 KB yg terbagi ke dalam data chache 64 KB dan instruction cache 64 KB.
2.    Chache level-2 sebesar 1024 KB
3.    Kecepatan dari 1400 MHz – 3000MHz
4.    Memiliki 3 buah link HyperTransport dengan kecepatan 3200 Mbit/s
5.    Mampu mengakses memori fisik hingga 1 terabyte
6.    Tersedia dalam single-core, dual-core, quad-core
Prosesor ini untuk menandingi prosesor Intel Xeon di pasar Workstation dan Itanium dipasar High-End. Dibanding Intel Xeon yg berbasis mikroarsitektur Intel Netburst, AMD Opteron ini dapat dibilang menang telak dilihat dari kinerja yg ditunjukkan tiap watt yg digunakan (performance/watt), akan tetapi belum dapat menandingi efisiensi akan prosesor Intel Itanium.
AMD juga akan meluncurkan AMD Opteron Quad Core di tahun 2008, prosesor AMD Opteron Quad Core menggunakan 4 inti mampu mendukung DIMM dan menambahkan satu level L3-Chache.

Read more: http://myblogiky
Read More … Sejarah Perkembangan Processor AMD
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

AMD Trinity, Prosesor AMD Generasi Kedua yang Lebih Hemat Daya dengan Grafis Terintegrasi

Untuk menyaingi hegemoni Prosesor terbaru dari Intel, Ivy Bridge, AMD dikabarkan telah merilis prosesor generasi keduanya yang diklaim lebih hemat daya dan lebih bertenaga dengan grafis terintegrasi dengan nama Trinity.
Prosesor A-Series APU yang merupakan gabungan dari CPU dan pengolah grafis ini dibekali dengan empat inti prosesor dan dilengkapi dengan unit pemroses grafis terintegrasi. Unit grafis Trinity menggunakan arsitektur Northern Islands yang juga diimplementasikan pada  kartu grafis Radeon seri HD 6000 dari AMD.
Prosesor ini bisa menjalankan game di angka 30 frame per detik dan bisa memutar video HD 1080p dengan sangat baik. Hal ini tentunya menjadi kelebihan AMD Trinity dari Intel Ivy Bridge yang diketahui kinerjanya masih belum maksimal dalam memainkan game HD.
Inti prosesor AMD Trinity mengadopsi arsitektur “Piledriver” yang menggunakan teknologi penghematan daya terkini dengan nama resonant clock mesh technology. Teknologi ini memungkinkan AMD Trinity untuk menyuplai ulang sebagian energi listrik yang digunakannya selama beroperasi sehingga konsumsi daya prosesor ini bisa ditekan hingga 17 watt saja.
AMD Trinity baru akan dipasarkan pada bulan Juni tahun ini.
Read More … AMD Trinity, Prosesor AMD Generasi Kedua yang Lebih Hemat Daya dengan Grafis Terintegrasi
  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

i-teko